TANGERANG, 2 Maret 2026 – Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti-nanti oleh seluruh umat Muslim di dunia, tidak terkecuali oleh anak-anak usia dini di Kota Tangerang. Memanfaatkan momentum penuh berkah ini, KB-TK Putra IX Tangerang sukses menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 25 hingga 27 Februari 2026.
Kegiatan tahunan ini dirancang khusus untuk memperkuat pondasi akhlak, mengenalkan ibadah, dan menanamkan nilai-nilai religius pada anak usia dini. Menariknya, alih-alih menggunakan metode ceramah yang kaku, pihak sekolah mengemas seluruh rangkaian acara dengan konsep "Belajar Sambil Bermain". Pendekatan ini terbukti sangat efektif dalam menjaga antusiasme siswa-siswi Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK) agar tetap ceria dan bersemangat selama mengikuti kegiatan.
Sejak hari pertama dimulai, suasana di lingkungan KB-TK Putra IX Tangerang tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Nuansa Islami yang kental namun tetap penuh warna langsung menyambut kedatangan para siswa di gerbang sekolah. Dekorasi berupa replika ketupat, lampion ramadhan buatan tangan, dan poster-poster edukatif bernada islami menghiasi setiap sudut koridor dan ruang kelas.
Atmosfer yang ceria ini sengaja diciptakan oleh para guru dan staf untuk membangun vibes yang positif. Bagi anak usia dini, lingkungan visual yang menarik memegang peranan penting dalam memicu rasa ingin tahu mereka. Dengan mengubah wajah sekolah menjadi lebih meriah, anak-anak merasa bahwa Pesantren Ramadhan bukanlah sebuah beban atau kewajiban yang menjemukan, melainkan sebuah festival keagamaan yang menyenangkan untuk dirayakan bersama teman-teman.
Selama tiga hari pelaksanaan, anak-anak tampak anggun dan tampan mengenakan busana muslim bebas namun tetap rapi. Siswa laki-laki mengenakan baju koko dan peci, sedangkan siswa perempuan tampil cantik dengan gamis dan kerudung senada. Pemandangan ini menambah kehangatan dan kekhusyukan atmosfer Pesantren Ramadhan di sekolah.
Rangkaian kegiatan hari pertama, Rabu, 25 Februari 2026, dibuka dengan keceriaan yang luar biasa. Setelah melakukan rutinitas baris-berbaris dan menyanyikan lagu-lagu ceria di halaman, para siswa diarahkan menuju aula utama sekolah.
Materi pembuka di hari pertama ini difokuskan pada pengenalan dasar-dasar ibadah di bulan Ramadhan, terutama ibadah puasa. Mengingat audiensnya adalah anak-anak usia 3 hingga 6 tahun, para guru menggunakan media pembelajaran yang sangat interaktif. Salah satunya adalah melalui metode storytelling atau dongeng islami menggunakan boneka tangan (hand puppets).
Melalui tokoh-tokoh boneka yang jenaka, para guru menjelaskan apa itu puasa, mengapa umat Muslim berpuasa, serta apa saja perbuatan baik yang harus dilakukan selama bulan suci ini. Anak-anak diajak memahami bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga belajar menahan diri dari sifat marah, belajar berbagi, dan berbicara yang baik.
Setelah sesi dongeng, kegiatan dilanjutkan dengan latihan hafalan doa-doa harian pendek dan surat-surat pendek dalam Al-Qur'an (Juz Amma). Dengan bimbingan yang sabar dari para guru, anak-anak melantunkan ayat-ayat suci dengan suara mereka yang polos namun penuh semangat.
Memasuki hari kedua, Kamis, 26 Februari 2026, fokus kegiatan beralih pada ranah psikomotorik atau praktik langsung. Anak-anak diajak untuk melakukan simulasi gerakan wudhu dan shalat berjamaah secara benar.
Bagi kelompok TK, mereka diajarkan urutan berwudhu secara runtut melalui lagu "Tepuk Wudhu" yang energetik. Melalui lagu ini, anak-anak dengan mudah menghafal bahwa wudhu dimulai dari membasuh telapak tangan hingga membasuh kaki. Setelah berwudhu, para siswa bersama-sama menggelar sajadah di aula untuk melaksanakan praktik shalat dhuha berjamaah. Para guru bertindak sebagai pendamping di barisan (shaf) untuk membenarkan posisi berdiri, ruku, dan sujud anak-anak secara personal dan penuh kasih sayang.
Tidak berhenti di situ, konsep "Belajar Sambil Bermain" benar-benar diaplikasikan secara mendalam pada sesi kreativitas (Art & Craft) di siang harinya. Pada sesi ini, anak-anak diajak untuk membuat proyek seni sederhana bertemakan Ramadhan, seperti mewarnai kaligrafi sederhana dengan teknik gradasi dan membuat kartu ucapan selamat menunaikan ibadah puasa untuk orang tua di rumah. Melalui aktivitas motorik halus ini, kreativitas anak-anak terasah dengan baik, sekaligus memberikan mereka sebuah buah tangan fisik yang bisa mereka bawa pulang untuk ditunjukkan kepada ayah dan bunda.
Puncak sekaligus hari terakhir pelaksanaan Pesantren Ramadhan jatuh pada hari Jumat, 27 Februari 2026. Hari ketiga ini dirancang secara khusus untuk menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta rasa syukur yang mendalam di dalam hati para siswa sejak usia dini.
Acara pada hari terakhir ini dimulai agak siang menjelang sore karena puncaknya akan digabung dengan momen berbuka puasa. Agenda utama yang paling dinantikan oleh anak-anak adalah sesi Dongeng Ramadhan / Dongeng Islami bersama Kak Hari. Sebagai pendongeng yang sudah sangat berpengalaman menghibur sekaligus mendidik anak-anak, kehadiran Kak Hari berhasil menyulap suasana aula menjadi sangat hidup.
Dengan gaya pembawaan yang jenaka, suara yang berubah-ubah menirukan berbagai karakter, serta pesan moral yang mendalam, Kak Hari membawakan kisah inspiratif tentang pentingnya menyayangi anak yatim, menghormati orang tua, dan indahnya berbagi di bulan suci. Gelak tawa, tepuk tangan, dan ekspresi takjub anak-anak memenuhi ruangan sepanjang sesi dongeng berlangsung. Lewat narasi yang apik, Kak Hari berhasil menyisipkan pesan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Semangat berbagi itu pun langsung dipraktikkan secara nyata setelah sesi dongeng selesai. KB-TK Putra IX Tangerang secara resmi membuka sesi Pengumpulan Donasi untuk Anak Yatim. Dengan tertib dan didampingi orang tua masing-masing, para siswa maju satu per satu untuk memasukkan donasi terbaik mereka ke dalam kotak yang telah disediakan. Melalui aktivitas ini, anak-anak diajak merasakan langsung pengalaman memberi dan peduli terhadap sesama yang membutuhkan.
Menjelang waktu maghrib, suasana religius semakin terasa hangat dan menyentuh hati. Puncak acara Pesantren Ramadhan kali ini diselenggarakan secara istimewa melalui kerja sama resmi antara pihak sekolah dengan lembaga filantropi nasional, Yatim Mandiri.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh dana serta bantuan donasi yang telah dikumpulkan oleh para siswa, orang tua, dan pihak sekolah dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang dibina oleh Yatim Mandiri di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Perwakilan dari Yatim Mandiri yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen KB-TK Putra IX Tangerang atas inisiatif luar biasa dalam menanamkan karakter philanthropy (suka memberi) sejak usia sedini mungkin.
Setelah prosesi penyerahan donasi secara simbolis kepada pihak Yatim Mandiri, seluruh rangkaian acara ditutup dengan agenda Buka Puasa Bersama (Bukber). Ketika adzan maghrib berkumandang, seluruh siswa, guru, staf, perwakilan orang tua, serta tamu undangan bersama-sama membatalkan puasa dengan menyantap takjil manis yang telah disiapkan, diikuti dengan shalat maghrib berjamaah dan makan malam bersama.
Suasana kebersamaan yang hangat sangat terasa di aula sekolah. Anak-anak tampak bahagia bisa menikmati hidangan buka puasa bersama teman-teman sekelas dan bapak-ibu guru dalam satu ruangan yang penuh berkah.
Menanamkan nilai-nilai agama pada anak usia dini laksana mengukir di atas batu—ia akan melekat kuat dan menjadi fondasi karakter mereka di masa depan. Di era digital yang berkembang pesat seperti tahun 2026 ini, tantangan dalam mendidik moral anak semakin kompleks. Oleh karena itu, kegiatan seperti Pesantren Ramadhan, pengumpulan donasi, dan kolaborasi dengan lembaga sosial bukanlah sekadar agenda pelengkap kalender akademik, melainkan sebuah kebutuhan krusial.
Pihak manajemen sekolah menegaskan bahwa tujuan utama dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap agamanya sekaligus membentuk kesalehan sosial. Ketika anak-anak merasa bahwa beribadah, berbagi, dan berkumpul dalam kebaikan adalah hal yang menyenangkan, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kecerdasan spiritual (SQ) dan emosional (EQ) yang seimbang.
Kerja sama yang solid antara pihak sekolah, komite, dan orang tua menjadi kunci utama kesuksesan program besar ini. Pihak sekolah berharap, apa yang telah dipelajari, dipraktikkan, dan dirasakan oleh siswa-siswi selama tiga hari di Pesantren Ramadhan dapat terus dilanjutkan serta dibiasakan di rumah masing-masing.
Segenap keluarga besar KB-TK Putra IX Tangerang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua/wali murid yang telah mendukung penuh kelancaran kegiatan ini, baik secara moril maupun materil. Semoga ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini diterima oleh Allah SWT, dan anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang shalih dan shalihah. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Sampai jumpa di kegiatan edukatif dan seru berikutnya!
Alamat: QJ8C+6GG Komplek Dep PU Tangerang, Jl. Danau Klp. Dua Raya Jl. Raya Klp. Dua No.VII, RT.02/RW.05, Klp. Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810